Pemasaran Online
Pengertian
Pemasaran Online
Pemasaran
digital atau pemasaran online adalah pemasaran produk atau layanan
dengan menggunakan teknologi digital terkini. Bisa melalui internet, media
sosial, telepon seluler, atau media yang berbasis digital lainnya. Biasanya,
istilah pemasaran online ini juga secara umum mencakup berbagai strategi
pemasaran yang dilakukan secara online.
Contoh dari
strategi pemasaran yang dilakukan secara online adalah pemasaran media sosial,
pemasaran email, optimalisasi mesin telusur (SEO), dan masih banyak lagi.
Strategi tersebut jika dibandingkan dengan metode pemasaran tradisional atau
konvensional seperti pemasangan reklame, pemasangan iklan di TV maupun radio,
media cetak, dan lain sebagainya dinilai lebih strategis.
Adapun para
ahli juga memiliki pendapatnya masing-masing mengenai pengertian dengan pemasaran online atau pemasaran digital. Berikut
adalah pendapat para ahli :
1.
Kleindl dan Burrow (2005)
Menurut
Kleindl dan Burrow, pemasaran online atau digital marketing merupakan sebuah proses perencanaan
dan juga pelaksanaan dari konsep, ide, harga, promosi, dan juga distribusi.
Sederhananya, pemasaran online ini dapat diartikan sebagai pembangunan dan
pemeliharaan hubungan yang saling menguntungkan antara produsen dan konsumen.
2.
Heidrick dan Struggles (2009)
Heidrick dan
Struggles menyampaikan pendapatnya bahwa pemasaran
online atau digital marketing menggunakan berbagai perkembangan yang ada
di dunia digital agar dapat melakukan periklanan yang tidak digembar-gemborkan
secara langsung, akan tetapi tetap memiliki efek yang pengaruhnya sangat besar.
3. Ridwan
Sanjaya dan Josua Tarigan (2009)
Ridwan
Sanjaya dan Josua Tarigan berpendapat bahwa pemasaran online atau digital
marketing merupakan kegiatan pemasaran yang mana termasuk di dalam branding
yang dilakukan suatu perusahaan menggunakan berbagai media yang mendukung,
Contohnya adalah website, blog, email, dan media sosial lainnya.
Manfaat
Pemasaran Online
1.
Menjangkau Konsumen yang Lebih Banyak
manfaat dari
dilakukannya pemasaran online adalah mampu
menjangkau konsumen lebih banyak. Seperti yang sudah disinggung di awal tadi,
ada miliaran orang di dunia yang aktif menggunakan internet setiap harinya.
Bahkan di Indonesia sendiri penggunanya sudah lebih dari 200 juta orang dari
berbagai penjuru daerah di Indonesia.
2.
Menyasar Audiens yang Spesifik
Seperti yang
sudah dijelaskan sebelumnya, penggunaan strategi pemasaran online ini dapat
membuat para pemasar mengetahui data yang valid baik itu usia, demografi, jenis
kelamin, dan lain sebagainya.
Dengan
demikian, artinya dalam berjalannya suatu usaha, seorang pemasar atau pemilik
usaha dapat mulai mengatur jenis iklan di media sosial sehingga akan sampai
pada targetnya dan juga sesuai dengan kebutuhan dari para pemilik bisnis
tersebut. Dengan demikian, tentu saja penjualan akan semakin tepat dan juga
strategis dalam hal tujuan.
3. Mudah
dalam mengukur Performa
strategi ini berjalan berdasarkan data, maka
pemasar atau pengusaha akan lebih muda dalam mengukur performa. Baik performa
penjualan, performa pemasaran, dan lain sebagainya.
Contohnya
saja jika Anda memasang iklan di platform Google Ads, maka dari situ nanti Anda
bisa mendapatkan laporan performa iklan yang telah Anda pasang yang isinya
adala jumlah orang yang melihat iklan tersebut, berapa klik dari tombol
tertentu, dan juga berapa jumlah orang yang membeli produk yang Anda iklankan
tersebut.
4.
Biayanya Relatif Terjangkau
Berbeda
dengan metode pemasaran konvensional yang memerlukan biaya besar untuk
mendesain, mencetak, dan lain sebagainya, pemasaran secara online ini dinilai
lebih muda dan lebih murah dan bahkan cepat balik modal. Sehingga tak heran
jika disandingkan dengan strategi konvensional, tentu pemasaran online ini akan
lebih murah.
Jenis-jenis
Pemasaran Online
Berikut
adalah jenis-jenis strategi pemasaran online
1.
Website Organik (SEO)
Jenis
strategi pemasaran online yang pertama adalah menggunakan website organik atau search
engine optimization (SEO). Saat ini untuk menjalankan pemasaran online
tanpa adanya website, sama saja seperti makan lauk tanpa garam. Meskipun bisa
saja dijalankan dan dilakukan, akan tetapi akan lebih optimal dan lebih baik
jika menggunakan website.
2. SEM
Search
Engine Marketing (SEM) merupakan
salah satu jenis strategi yang mana mengiklankan website di Google. Strategi
ini sangat tepat bagi Anda yang memulai bisnis dan melakukan pemasaran online
karena strategi SEM ini sangat perlu digunakan, sama halnya seperti menggunakan
iklan berbayar menggunakan Google Ads.
3.
Digital PR
Anda juga
bisa menjalankan digital public relation (PR) yang
mana biasanya PR akan pergi dari satu konsumen ke konsumen lain untuk
menawarkan produk dan kerja sama. Namun ini Anda bisa melakukannya secara
online, baik menggunakan media sosial maupun menggunakan aplikasi pesan.
4. Email
Marketing
Anda juga
bisa melakukan strategi email marketing yang
merupakan upaya mempromosikan produk menggunakan media email. Strategi ini
perlu diterapkan, mengingat ada 90% konsumen yang memeriksa email setiap
harinya. Bahkan 86% di antaranya sengaja ingin menerima informasi melalui
produk terbaru.
5. Sosial
Media Marketing
Anda juga
dapat menjalankan teknik sosial media marketing. Strategi ini membuat sosial
media dari sebuah perusahaan atau usaha terus meningkat dari tahun ke tahun,
mengingat banyaknya pengguna media sosial dan akan terus bertambah.
Kekurangan
Pemasaran Online
1. Tingginya persaingan baik dalam bentuk produk dan juga
strategi.
2. Adanya ketergantungan pada teknologi sehingga harus terus
membutuhkan teknologi yang mana bisa saja rentan mengalami kesalahan.
3. Biasanya akan muncul masalah keamanan dan privasi yang
berpotensi diretas pihak tak pertanggung jawab sehingga butuh keamanan yang
lebih.
4. Melibatkan banyak aplikasi tambahan yang bisa saja memakan
biaya atau bahkan memakan ruangan penyimpanan.
5. Berisiko mendapatkan umpan balik negatif karena kemudahan
interaksi dengan para konsumen atau audiens, misalnya komentar atau kritik yang
tanpa disadari justru dapat menjatuhkan usaha.
Kelebihan
Pemasaran Online
1. Dapat diubah sembari berjalan, sehingga jika ada kesalahan
bisa segera diatasi.
2. Bisa membuat konten penawaran yang lebih bervariatif.
3. Dalam menjalankan pemasaran, bisa lebih interaktif karena
adanya kemudahan media komunikasi.
4. Dapat memaksimalkan mesin pencari untuk menarik audiens
atau calon konsumen mengunjungi media sosial dan situs bisnis Anda.
5. Performanya dapat diukur sehingga bisa segera melakukan
perbaikan jika ada kesalahan atau masukan.
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa adanya pemasaran online ini sangat penting apalagi di era
yang teknologinya sudah sangat maju. Hal ini akan membantu penjualan dan
performa suatu perusahaan atau bisnis dalam menjalankan misi penjualannya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar